Home

Ujian Syafawi

Leave a comment

Hari ini menjadi hari yang sangat menegangkan. Hari dimana mahasiswa Al-Azhar semester enam menjalani ujian lisan. Tak seperti biasanya, ujian lisan ini siperketat dengan pertanyaan yang benar-benar menguji. maklum saja, semua yang diuji sudah masuk penjurusan; yang masuk tafsir akan membuktikan kapasitasnya sebagai kader mufassir; yang masuk jurusan hadits akan dimintai pertanggungjawaban atas pilihan masuk jurusan hadits, begitupun jurusan lainnya.

Demikian halnya aku yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa fakultas Ushuluddin jurusan Tafsir. Mau tak mau aku harus bisa membuktikan sekaligus mempertanggungjawabkan pilihan masuk jurusan tafsir ini. Materi ujian yang meliputi Al-Quran dan Tafsir analitik menuntutku untuk benar-benar fokus.

Parahnya, jam satu malam aku harus keluar rumah dan berdiam diri dihalaman masjid Sayidina Hussain. HAl ini dilakukan untuk sekedar menenangkan pikiran dan perasaan tegang yang memang sudah merasuk sejak awal sebelum ujian dilaksanakan. Malam hari itu aku merasa paling “gila’. Hampir semua orang menatapku penuh heran. Malam-malam baca Al-Quran di halaman Masjid, pemandangan yang jarang terjadi. Apalagi ini waktunya istirahat atau melakukan refreshing di kafe sekitar masjid.

Malam itu memang malam yang sulit kuisi dengan memejamkan mata. pikiran kalangkabut yang memaksaku untuk rela tak beristirahat. bukan hanya segan dengan penguji yang akan dihadapi, tapi ini merupakan awal yang benar-benar akan membuka jalan selanjutnya untuk menjadi mufassir.

***

Siang harinya, ujian itu segera dilaksanakan. Mahasiswa– hampir semuanya memeganng erat Al-Quran. saat memasuki ruang ujian kami kemali dikagetkan dengan kehadiran dosen tafsir yang pasti akan menguji. Seabrek doa sudah pasti terucap. Mulut tak berhenti berkomat-kamit membaca ajian (baca : doa) terampuh, hehe.

Akhirnya,…. (bersambung dulu ya….) 🙂

Mendekati Ujian Al-Azhar 2012

2 Comments

Ujian Al-Azhar direncanakan tanggal 8 Januari 2011, itu berarti setahun lagi , hehe… maksudnya ya tahun 2012, tapi… kita hanya punya waktu sebulan lagi untuk menghadapi ujian tersebut…

Ayo danz semangat! ingat!!! tumpukan target masih harus dijalani, masih tertaikkah untuk nikah di usia ke 27 dengan pilihan akademis sudah Th.D. alias theology doctoral??? jika ia, ayo belajar yang rajin. Keluarga menunggu kedatanganmu dengan kesuksesan, jangan sia-siakan kesempatan emas yang kamu dapat, bukankan kamu sedang memperjuangkan kepentingan ummat??? makanya, jangan rusak harapan dan kepercayaan mereka. Jangan sampai lalai, sudah saatnya kemalasan itu ditinggalkan, sudah saatnya berhenti memikirkan masalah yang tidak jelas…
Ujian didepan mata??? masihkah perlu menyalahkan musim dingin sebagai alasan malas belajar,,,, ayo! ayo! semangat!  jangan puas dengan apa yang kamu raih, orang lain sudah bisa jayyid jiddan dan mumtaz, kamu??? jangan buang waktu yang sebenarnya selalu memberikan peluang untuk senantiasa berbuat baik.
Gak malu apa kalau kamu ROSIB dan telat pulang ke tanah air? imbasnya kamu juga telat nikah… wah… wah… puas tah jadi jomblo saumur-umur (amit2 da) hehe
sok atu jangan cuma pegang buku dan dibikin bantal,,, heuh ieu mah buku rusak gara kalipet2 hihi.. ayo, mulai dengan bismillah —-> buka buku —> baca dan telaah. Jangan cuma beli lalu buang apa lagi dijual ke asbaqiyyah,
tong males!!!
kan pengen cepet nikah,
kan pegen cepet pulang,
kan dah kangen sama… (keluarga)
Buruan mulai,

Masih tetep malas >,< ???
ya ampuuuuuun
bangkit dan bangunlah, kesempaan masih ada!

Lho, lho jadi kaya orang gila, ngomong n marah2 sendiri, hhihi
teu nanaon lah, kali2 mceun kakeuheul, hehe
nu penting tetao semangat n jaga kondisi
siapkan fisik  psikis
doa n ikhtiar maksimal

*detik2 mejelang ujian term awal fakultas ushuluddin tk 3 tafsir Al-Azhar
Insya Allah tahun 2013 Lulus (Lc) dengan predikat mumtazzzz —> pulang kampung

Newer Entries