Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Segala amalan dibalas dengan balasan yang berlipat ganda. Banyak orang yang ingin meningkatkan kualitas ibadahnya di bulan yang suci ini. Tak jarang kita menyebutnya dengan bulan pembelajaran, karena dari bulan inilah kita akan belajar banyak hal dalam kaitannya dengan ibadah.
Di Mesir bualan ini menjadi momentum paling berkesan. Peningkatan kualitas ibadah benar-benar digalakkan. Tilawah Quran menjadi rutinitas yang tak boleh terlewatkan begiotu saja, bahkan kebanyakan menargetkan khatam beberapa kali dalam sebulan. Belum lagi shalat sunnah tarawih yang dimanfaatkan untuk memperkuat hafalan, minimal satu juz semalam pasti melengkapi shalat tarawih. Bahkan di Masjid Al-Asyraf, Mukattam, tarawih 4 juz Al-Quran permalamnya.
Tak hanya itu ada rutinitas yang patut ditiru, Shadaqah. Warga Mesir biasa menyediakan makanan gratis untuk berbuka. Hampir di semua masjid, orang yang berpuasa dapat dengan leluasa berbuka. Menunya pun tak sembarangan, layaknya makanan yang disajikan di restoran khas timur tengah. Bagi saya sebagai warga asing tentu merasa sangat senang, terlebih dengan sambutan mereka yang begitu ramah. Untuk sekadar bersilaturrahmi dan menyemangati diri beri’tikaf di masjid, rasanya ini sudah lebih dari cukup. Setiap harinya orang-orang akan berkumpul di pelataran masjid untuk berbuka bersama.
Alhamdulillah