Hari ini menjadi gerbang baru perjuangan di masa depan. Aku bersama kawan-kawan yang lain tengan berkutat dengan materi ujian yang tak hanya sulit dipahami tapi juga jumlahnya yang tak sedikit. Tapi kita tetap optimis dengan perjuangan yang dijalan ini. Janji Allah “wa alladzi jaahaduu fiina lanahdiyannahum subulanaa…” senantiasa menyulut semangat yang harus tetap berkobar.

Dipojok sana, para pejuang baru yang bermaksud melanjutkan studi ke Al-Azhar juga tak kalah berat. Mereka memulai kiprah barunya sebagai calon pejuang dengan mengikuti seleksi masuk Al-Azhar. Kami disini hanya bisa mendoakan, semoga adik-adik menjadi pilihan diantara insan terpilih. Bukan hanya memanfaatkan popularitas dan nilai lebih lulusan luar negeri.

Aku dan Kau adalah kita– kiita yang akan menjadi tentaraNya. Tak sedikit pengorbanan yang harus dilakukan untuk bertafaqquh demi tegaknya agama yang diridhai Allah. Kita hanya baru memulai perjuangan yang nantinya akan dibuktikan dengan loyalitas pada ummat. Semoga kita menjadi generasi yang bisa mewarnai negeri dengan beragam inovasi.

Berbahagialah bagi mereka yang bisa menginjakkan kakinya di bumi para Nabi ini. Hanya beberapa saja yang punya kesempatan langka, untuk itu mari memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin.