Hari ini aku tak merasa dikejar-kejar waktu lagi. Ujian yang akan dilaksanakan hari sabtu memang tak terlalu menguras bathin, pasalnya, liburan dua hari lumayan memberiku angin segar. Setelah hampir dua minggu tertekan dalam ujian yang hanya berselang sehari, akhirnya aku bisa merasakan nikmatnya liburan. Bergelut dengan diktat memang bukan pekerjaan masa ujian, namun rasa greget yang muncul berbeda dengan hari-hari biasanya. Diktat yang sehari-hari disampingku pun menjadi bringas dan membuat hatiku bergetar. hehe

Belajar rutin perlahan mulai kusadari nikmatnya. Kalau dulu masa putih abu di  SMA 1 Garut, biasa kulakukan dengan sistem kebut semalan alias SKS sebelum ujian, kini aku lebih memilih “bersantai” pada masa ujian. Harus diakui kalau cara SKS yang kuanut pada saat SMA itu sangat membuat stress.

Kali ini aku tingal menyeimbangkan belajar maksimal dengan doa yang tak hanya keluar dari harapku, tapi juga kuminta dari orang-orang terdekatku. Hasilnya? aku tak kan pernah tahu sebelum ia benar-benar keluar dan ditempel didinding kampus. Mudah-mudahan hasil ujian tahun ini sesuai dengan harapan yang mempermudah langkahku ke tahap berikutnya– melanjutkasn magister– doktoral dan mencari dokter alias menikah, haha

Bismillah,
Fa-idza ‘azamta fatawakkal ‘ala Allah….